BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan penambahan armada bus listrik untuk memperkuat layanan transportasi publik pada 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatmika mengatakan, langkah ini diambil untuk mengatasi tantangan mobilitas akibat pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat.
“Kalau pergerakan semua menggunakan angkutan pribadi atau angkutan umum yang fasilitasnya hanya 5, 7 bahkan 10 penumpang, dampak ke depan adalah kemacetan yang kita rasakan,” kata Ajat di Bogor, Senin (29/9/2025).
Ajat menyebut, pembangunan transportasi publik yang ramah lingkungan menjadi prioritas utama pemerintah daerah untuk mengurangi kemacetan dan dampak lingkungan.
“Pekerjaan rumah yang utama sekarang ke depan adalah tentang bagaimana kita membangun transportasi publik yang murah dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Saat ini, Pemkab Bogor telah mengoperasikan dua unit bus listrik. Meski belum optimal, Ajat menilai keberadaan dua bus tersebut menjadi langkah strategis dalam transformasi transportasi publik di wilayah tersebut.
“Sekarang ada dua bus listrik yang mungkin belum optimal, belum bisa melayani semua orang, tapi langkah ini cukup strategis untuk membawa perubahan di Kabupaten Bogor dalam hal transportasi publik,” jelasnya.
Ajat menambahkan, penambahan armada bus listrik dan rute baru tengah diupayakan tanpa mengabaikan program prioritas lainnya. Pihaknya optimistis target penambahan armada dapat terealisasi pada 2026 dengan dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Mudah-mudahan di 2026 ada perubahan yang cukup signifikan. Harapannya 2026 minimal satu rute selesai,” tutupnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















