
Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
DALAM Proses Belajar Mengejar (PBM) apapun kurikulumnya, metode belajarnya, model belajarnya, pendekatannya, medianya, administrasinya, dan gurunya jika materi yang disampaikan oleh seorang guru sulit dipahami oleh peserta didik ya percuma bro. Nah itulah pentingnya deliveri dalam PBM.
Delivery atau penyampaian adalah segala cara dan sumber daya yang digunakan oleh guru untuk menghadirkan pengalaman belajar kepada peserta didik dengan menarik sehingga materi dapat mudah diterima.
Tujuan dari deliveri ini adalah: 1. memastikan materi pembelajaran sampai ke peserta didik dengan efektif, 2. Menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan, gaya, dan preferensi peserta didik dan 3. Mendukung interaksi dan kolaborasi antara guru dan peserta didik, serta antarpeserta didik.
Pada awalnya penulis juga tidak memperhatikan betapa pentingnya sebuah deliveri dalam PBM, mengapa bisa begitu? Karena penulis menganggap bahwa mata pelajaran yang penulis ampu adalah mata pelajaran yang mudah dipahami yaitu Pendidikan Pancasila.
Selain itu selama ini penulis sangat pede saat mengajar, bukan sombong, ini hanya fakta penulis, selama jadi guru penulis enyoi dan terkenal sebagai guru yang homoris.
Nah penulis mulai tertarik deliveri ini saat ikut training motivasi oleh Kak Rio dari MC Kuadrat. Beliau berkata apapun materinya jika kita bisa menyampaikan dengan baik atau deliverinya baik, maka materi itu akan mudah dipahami oleh peserta didik.
Beliau menambahkan pastikan peserta didik paham yang kita sampaikan dan bermanfaat bagi hidupnya. Ya kata kuncinya guru bisa menyampaikan dengan baik dan menarik sehingga peserta didik paham yang kita sampaikan.
Untuk bisa mengetahui apakah deliveri seorang guru sudah baik atau belum, terlihat jika PBM berlangsung dengan konduksif, peserta didik fokus, peserta didik aktif bertanya dengan pertanyaan yang kritis, peserta didik tidak ada yang bete dan peserta didik sangat antusias serta riang gembira mengikuti PBM.
Atas dasar pengalaman yang sangat berharga tersebut, maka point penting yang harus kita siapkan agar deliveri seorang guru berjalan dengan baik adalah persiapan yang gas pol, karena persiapan yang baik adalah setengah dari kesuksesan.
Materi harus harus kontekstual dan bermanfaat bagi peserta didik. Untuk bumbu penyedap dalam PBM boleh diselingi dengan ice breaking, pantun, cerita inspiratif.
Dan saat akhir PBM penulis selalu bertanya kepada peserta didik, apa manfaat belajar hari ini?. Jayalah Indonesiaku.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















