
Aktivitas Waste4Change tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga sosial. Perusahaan ini membuka ratusan lapangan kerja dan memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada lebih dari 550 ribu orang.
Selain itu, dengan mencegah sampah berakhir di TPA, Waste4Change mengklaim berhasil mengurangi emisi setara 28,8 ribu ton CO₂ selama satu dekade. Bahkan, mereka telah mencapai emisi bersih nol dari operasional perusahaan.
Founder & CEO Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano, menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan adalah bukti nyata solusi sirkular dapat memberi dampak signifikan.
“Pertumbuhan kami membuktikan bahwa solusi sirkular dapat memberikan dampak terukur dalam skala besar. Waste4Change tidak hanya mengurangi sampah TPA, kami mengubah sampah menjadi sumber daya, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perubahan sistemik untuk ekonomi berkelanjutan dan rendah karbon,” ujar Junerosano, Jumat (26/9/2025).
Rencana ke Depan
Untuk menjawab meningkatnya kebutuhan global akan solusi pengelolaan sampah, Waste4Change menyiapkan langkah strategis, antara lain:
- Memperluas titik pengumpulan sampah
- Memperkuat kemitraan dengan sektor informal
- Menjalin kolaborasi lintas negara yang mencakup kebijakan, investasi, dan inovasi
Dengan strategi tersebut, Waste4Change menargetkan untuk menjadi pemimpin regional dalam solusi sirkular berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















