BOGORTODAY.COM – Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, FINASIM, konsumsi minuman energi secara berlebihan bisa menjadi “bom waktu” bagi kesehatan jantung, khususnya pada anak muda. Peringatan ini ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Jantung Sedunia yang jatuh setiap 29 September.
Hari Jantung Sedunia menjadi momentum penting untuk menyadarkan bahwa penyakit jantung bukan lagi ancaman bagi usia lanjut saja. Pola hidup modern mulai dari konsumsi minuman energi berlebihan, bergadang, hingga kurang berolahraga kini membuat generasi muda semakin rentan.
dr Christy menuturkan, kasus gagal jantung akibat konsumsi minuman energi bukanlah hal baru. Fenomena ini telah dilaporkan di berbagai negara, termasuk Indonesia, seiring tren penggunaan minuman energi untuk menunjang stamina kerja maupun aktivitas.
“Salah satu kasus, pasien berusia 21 tahun mengalami gagal jantung setelah rutin mengonsumsi empat kaleng minuman energi setiap hari. Kandungan kafein dalam jumlah besar dapat memicu gangguan irama jantung yang berujung pada gagal jantung jika tidak segera ditangani,” terangnya.
Ia menekankan, risiko ini bisa menimpa siapa saja, sehingga perlu ada peringatan yang jelas pada label minuman energi tentang potensi bahaya bagi jantung bila dikonsumsi berlebihan.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















