
BOGORTODAY.COM – SMA Plus Yayasan Persaudaraan Haji Bogor (YPHB) berhasil meraih juara 2 dalam ajang Bogor Innovation Award (BIA) 2025 kategori SMA melalui inovasi alat pendeteksi tanah longsor bernama Siloka.
Prestasi ini diraih berkat kerja keras lima siswa kelas XII SMA Plus YPHB, yaitu Anindya Aisyah Fakhira, Andika Prasendriya Rizki, Byantara Nadzif Hamdani, Havillah Nayla Hermanto, dan Tadya Makarim Perdana, dengan bimbingan Afro Indayana, co-founder Ekotifa.
Afro mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan berharap semangat berinovasi terus tumbuh di kalangan pelajar.
“Kita semua harus fokus mengutamakan semangat untuk menjadi inovator yang solutif dan aplikatif dalam menyelesaikan masalah di masyarakat. Kompetisi hanyalah langkah awal, yang terpenting adalah bagaimana inovasi ini bermanfaat,” ujarnya.
Menurut Afro, Siloka dirancang sebagai early warning system untuk mendeteksi potensi bencana tanah longsor dan gempa dengan konsep yang murah, mudah diterapkan, dan tidak memerlukan sumber daya besar.
“Terima kasih kepada Bapperida Kota Bogor, Pemkot Bogor, para orang tua, dan pihak sekolah yang sudah mendukung penuh tim Siloka,” tambahnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















