IGI Dorong Profesionalisme Guru Lewat International Leadership Camp 2025

Ikatan Guru Indonesia
Suasana Hangat Warnai International Leadership Camp 2025 IGI di Sentul, Bogor. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Ikatan Guru Indonesia (IGI) kembali menunjukkan kiprahnya dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui International Leadership Camp (ILC) 2025 yang digelar Sabtu–Minggu, 27–28 September di Villa “V” dan Villa “Senja” Sentul City.

Kegiatan yang awalnya hanya dirancang untuk 20 peserta ini justru menarik minat hingga 40 guru, kepala sekolah, dan pengawas, termasuk peserta dari berbagai daerah di Indonesia, baik Jabodetabek, Pulau Talaud, bahkan dari Timor Leste.

Suasana kebersamaan yang dihadirkan di luar ruang kelas formal diharapkan mampu menumbuhkan keterbukaan dan keberanian berpikir kritis.

BACA JUGA :  Bukan Cuma Infrastruktur, Jenal Mutaqin Ungkap Strategi Pemkot Bogor Berantas Putus Sekolah

Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari Ketua Umum IGI, Danang Hidayatullah, M.Pd., yang merancang program dengan kolaborasi tim solid. Sejumlah narasumber ternama hadir, di antaranya Dr. Asep Sutisna Sanjaya, M.Pd., Dr. Hibatun Wafiroh, M.Pd., Dr. Rudi Nofindra, M.T.Pd., Dr. Imron Wijaya, M.Pd., dan Dr. Jasmansyah, M.Pd.

Mereka menyampaikan materi seputar karakter kepemimpinan, kepemimpinan digital, kolaborasi global, hingga keterampilan abad ke-21. Kehadiran dewan pembina IGI—Marzuki, Akhmad Sururi, dan Iwan Ridlwan—juga memberi energi tambahan bagi para peserta.

Pengurus IGI Kota Bogor, Riksa Suci Imaniah mengaku mendapat banyak inspirasi. Mengikuti ILC 2025 memberikan pengalaman yang sangat berharga. “Materi yang kami terima tidak hanya membuka wawasan tentang kepemimpinan, tetapi juga menumbuhkan semangat baru untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Beragam Fasilitas yang Ditawarkan

Dengan penyajian materi yang interaktif dan suasana pelatihan yang hangat, ILC 2025 tidak hanya membuat peserta bertahan hingga larut malam, tetapi juga membuka mata hati mereka. Harapannya, seluruh peserta dapat menjadi pemimpin pendidikan yang profesional, inovatif, dan berdampak positif di daerah masing-masing.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================