
BOGORTODAY.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor tengah menyelidiki kasus tiga siswa SDN Pasir Angin 2, Kecamatan Megamendung, yang dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Mediawaty mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan air yang digunakan untuk memasak. Hasil laboratorium diperkirakan keluar dalam waktu dua minggu.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait sampel makanan dan sampel air yang dimasak. Kami tunggu dulu dua minggu,” kata Fusia, Kamis (2/10/2025).
Fusia menyatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah ketiga siswa yang mengalami muntah tersebut benar-benar keracunan makanan atau tidak. Kepastian baru bisa diberikan setelah hasil laboratorium keluar.
“Kami belum bisa mengatakan apakah itu positif keracunan makanan atau tidak,” ujarnya.
Meski demikian, Fusia menyampaikan kabar baik bahwa kondisi ketiga siswa yang sempat dirawat di rumah sakit dan klinik kini telah membaik. Mereka sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
“Pasien-pasien yang di rumah sakit maupun di klinik sudah dalam kondisi baik dan sudah pulang ke rumah untuk rawat jalan,” tutup Fusia.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















