
Sejalan dengan praktik berkelanjutan, CIMB Niaga konsisten menerapkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Sementara, Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, menyebut hingga semester I/2025, sekitar 25% pembiayaan atau Rp57,6 triliun telah dialokasikan untuk transisi ekonomi rendah karbon dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
“Selain itu, kami ikut mendukung perdagangan karbon internasional melalui Indonesia Carbon Exchange (IDX Carbon), serta memanfaatkan energi terbarukan dengan pemasangan panel surya di sejumlah kantor,” ujar Hery.
Kinerja Positif Semester I/2025
Berbagai inisiatif regional, termasuk di Bogor, menopang kinerja CIMB Niaga secara nasional. Pada semester I/2025, bank mencatat laba sebelum pajak (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun, dengan pertumbuhan kredit 6,8% YoY menjadi Rp231,8 triliun, serta DPK Rp261,9 triliun.
Total aset konsolidasian mencapai Rp357,9 triliun, menegaskan posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Unit Usaha Syariah CIMB Niaga juga mencatat kinerja solid dengan pembiayaan Rp59,6 triliun dan DPK Rp48,2 triliun.
Sebagai bagian dari corporate citizenship, CIMB Niaga bekerja sama dengan UNICEF untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan gizi buruk dan stunting, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














