
Setelah penguasaan udara, pasukan Kopasgat bergerak lewat jalur darat untuk melumpuhkan kombatan bersenjata.
Dilanjutkan dengan aksi pasukan berkuda yang melintasi rintangan dan kobaran api untuk membebaskan sandera.
Atraksi semakin intens dengan serbuan ke gedung, melibatkan penerjun payung, sniper, hingga drone kamikaze.
Serangan darat didukung kendaraan taktis bersenjata berat, yang kemudian diakhiri dengan simulasi penjinakan bahan peledak.
“Ledakan terukur dilakukan untuk memastikan kondisi gedung aman,” terang narator acara.
Defile Pasukan dan Alutsista
Usai demo tempur, acara dilanjutkan dengan atraksi terjun payung srikandi TNI, defile pasukan, hingga parade alutsista.
Gladi bersih ini dipantau langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta para kepala staf matra.
Puncak peringatan HUT ke-80 TNI sendiri dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 Oktober 2025, dengan skala upacara dan atraksi militer yang lebih besar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















