
BOGORTODAY.COM – Proyek perbaikan Jalan Janala-Lebakwangi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menuai protes warga setempat. Perbaikan yang menelan anggaran Rp 34 miliar itu dinilai berpotensi menimbulkan banjir di pemukiman warga.
Tetem Saepudin, warga Desa Sukasari, mengatakan protes yang dilakukan bukan bentuk penolakan.
“Kami mengusulkan agar perbaikan ini dilakukan pengerukan dulu,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025)
Menurut Tetem, warga sebelumnya menerima informasi dari PT Mega Bintang bahwa pembangunan akan dilakukan dengan melapisi beton yang sudah ada. Hal ini akan membuat permukaan jalan lebih tinggi dari rumah-rumah yang berada di tepi jalan.
Warga di Sukasari RW 7 meminta penundaan pengerjaan. Mereka menginginkan jalan dikeruk terlebih dahulu, kemudian dibangun dan diselaraskan dengan badan jalan yang ada. “Supaya rumah di tepi jalan tidak terdampak banjir,” kata Tetem.
Menanggapi aspirasi warga, Kasi Ekbang Kecamatan Rumpin, Min Soeharmini, telah melakukan dialog. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan.
“Proyek perbaikan jalan ini tetap dibangun. Nanti kita akan buatkan sistem penampungan air di tiga titik yang ditunjuk warga agar tidak berpotensi banjir,” ujarnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















