
Ditambah lagi, dapur biasanya memiliki suhu yang mendukung bakteri bertahan hidup, yakni sekitar 4–60 derajat Celsius, yang dikenal sebagai danger zone oleh USDA.
- Menyimpan Spons di Tempat Sembarangan
Setelah digunakan, spons sebaiknya diperas hingga kering dan diletakkan di permukaan yang bersih serta kering.
Menyimpan spons dalam kondisi lembap atau di sudut dapur yang gelap hanya akan mempercepat pertumbuhan bakteri.
Dr. Sharma menekankan bahwa menyimpan spons dalam keadaan benar-benar kering bisa memperpanjang masa pakainya sekaligus menjaga kebersihan.
Beberapa orang kerap menggunakan spons yang sama untuk mencuci piring sekaligus mengelap meja dapur. Tindakan ini justru berpotensi menyebarkan bakteri ke permukaan meja.
Dr. Gibson menegaskan, spons sebaiknya hanya digunakan untuk mencuci piring. Untuk membersihkan meja dapur, gunakan tisu dapur, lap bersih, atau desinfektan food grade agar lebih aman.
- Memakai Spons Terlalu Lama
Tidak ada aturan pasti soal berapa lama spons boleh digunakan. Namun, spons yang digunakan setiap hari sebaiknya lebih sering dibersihkan atau diganti.
Studi tahun 2020 dalam Journal of Microorganisms menunjukkan bahwa membersihkan spons poliuretan dalam microwave 2–3 kali seminggu bisa secara signifikan mengurangi jumlah mikroorganisme yang menempel.
Spons cuci piring memang praktis, tapi bila tidak digunakan dengan benar justru bisa menjadi sumber penyakit. Pastikan untuk:
- Mencuci dan membersihkan spons secara teratur
- Memeras hingga kering setelah digunakan
- Tidak mencampur fungsinya dengan lap meja
- Mengganti spons secara berkala
Dengan kebiasaan sederhana ini, risiko penyebaran bakteri di dapur bisa diminimalisir.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















