
Fathoni menambahkan, keterlibatan pihak swasta dalam proyek ini dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kereta gantung tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi alternatif, tetapi juga dapat menjadi daya tarik wisata baru yang mendongkrak kunjungan wisatawan ke Puncak.
“Syukur-syukur pihak ketiga menjadi investasi, sehingga tidak hanya urusannya membantu menyelesaikan, tetapi juga membangkitkan usaha. Itu kan jadi wisata kereta gantung,” jelasnya.
Kawasan Puncak, yang menjadi destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya, kerap mengalami kemacetan parah, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan wisatawan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Dengan adanya kereta gantung, diharapkan sebagian kendaraan pribadi dapat beralih ke moda transportasi udara ini, sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat. Selain itu, kereta gantung dapat menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dengan pemandangan alam Puncak dari ketinggian.
Fathoni optimistis, jika proyek ini dikelola dengan baik dan melibatkan investor yang tepat, kereta gantung Puncak dapat menjadi model pengembangan infrastruktur transportasi wisata yang berkelanjutan tanpa membebani APBD.
Editor : Rifki Ramadhan
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















