Ahmad Fathoni Usulkan Skema Investasi Swasta untuk Kereta Gantung Puncak

Ahmad Fathoni
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Ahmad Fathoni. Foto : suarabotim.com

BOGORTODAY.COM – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Fathoni meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak. Ia menilai proyek infrastruktur tersebut membutuhkan dana yang sangat besar dan berpotensi membebani keuangan daerah.

“Saya ingatkan jangan pakai dana APBD kalau urusan begitu, karena kan pasti besar. Kalau pusat mau dari APBN, silakan,” kata Fathoni, Selasa (7/10/2025).

Fathoni menegaskan, APBD Kabupaten Bogor seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih mendesak dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Pembangunan kereta gantung, meskipun penting, memerlukan investasi dalam skala besar yang tidak sebanding dengan kapasitas fiskal daerah.

Sebagai alternatif, politisi PKS itu menyarankan dua opsi pembiayaan. Pertama, mengajukan pendanaan melalui APBN jika pemerintah pusat menilai proyek ini strategis secara nasional. Kedua, melibatkan investor swasta melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Meski memberikan catatan soal pembiayaan, Fathoni justru menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan kereta gantung di Puncak. Menurutnya, proyek ini memiliki dua manfaat strategis: mengatasi kemacetan kronis di kawasan Puncak dan membuka peluang ekonomi baru.

“Ya bagus saja kalau ada investornya,” ujarnya.

Fathoni menambahkan, keterlibatan pihak swasta dalam proyek ini dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kereta gantung tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi alternatif, tetapi juga dapat menjadi daya tarik wisata baru yang mendongkrak kunjungan wisatawan ke Puncak.

“Syukur-syukur pihak ketiga menjadi investasi, sehingga tidak hanya urusannya membantu menyelesaikan, tetapi juga membangkitkan usaha. Itu kan jadi wisata kereta gantung,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tips Memilih Kloset Duduk yang Nyaman dan Mudah Dibersihkan

Kawasan Puncak, yang menjadi destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya, kerap mengalami kemacetan parah, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan wisatawan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Dengan adanya kereta gantung, diharapkan sebagian kendaraan pribadi dapat beralih ke moda transportasi udara ini, sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat. Selain itu, kereta gantung dapat menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dengan pemandangan alam Puncak dari ketinggian.

Fathoni optimistis, jika proyek ini dikelola dengan baik dan melibatkan investor yang tepat, kereta gantung Puncak dapat menjadi model pengembangan infrastruktur transportasi wisata yang berkelanjutan tanpa membebani APBD.

Bagi Halaman

Editor : Rifki Ramadhan

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================