
Tantangan di Era Teknologi
Lestari menekankan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan zaman menuntut masyarakat untuk memperkuat pemahaman budaya.
Menurutnya, budaya bisa menjadi jawaban atas pudarnya ikatan kebangsaan yang kini mulai dirasakan.
“Dalam konteks mengamalkan nilai-nilai untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita harus kembali pada pemikiran besar kebudayaan sebagai jiwa dan perekat bangsa di tengah tantangan yang dihadapi saat ini,” jelasnya.
Ia menyebut nilai-nilai seperti guyub rukun, tepo seliro, gotong royong, dan filosofi turun-temurun harus dihidupkan kembali agar bangsa mampu bertahan menghadapi arus globalisasi.
Peran Akademisi
Lestari juga menekankan pentingnya peran kalangan akademisi. Menurutnya, akademisi tidak hanya mempelajari, tetapi juga harus mampu melahirkan agen-agen budaya yang bisa merekonstruksi nilai-nilai budaya Indonesia agar relevan dengan dunia modern.
“Langkah memperkuat akar dan mengoptimalkan ruang budaya harus konsisten dilakukan. Dengan begitu, generasi penerus bangsa dapat bersentuhan, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai luhur dari kebudayaan yang kita miliki,” pungkasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















