Lestari Moerdijat: Kebudayaan Adalah Jiwa dan Perekat Bangsa di Era Globalisasi

Tantangan di Era Teknologi

Lestari menekankan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan zaman menuntut masyarakat untuk memperkuat pemahaman budaya.

Menurutnya, budaya bisa menjadi jawaban atas pudarnya ikatan kebangsaan yang kini mulai dirasakan.

“Dalam konteks mengamalkan nilai-nilai untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita harus kembali pada pemikiran besar kebudayaan sebagai jiwa dan perekat bangsa di tengah tantangan yang dihadapi saat ini,” jelasnya.

BACA JUGA :  7 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Sering Tidak Disadari

Ia menyebut nilai-nilai seperti guyub rukun, tepo seliro, gotong royong, dan filosofi turun-temurun harus dihidupkan kembali agar bangsa mampu bertahan menghadapi arus globalisasi.

Peran Akademisi

Lestari juga menekankan pentingnya peran kalangan akademisi. Menurutnya, akademisi tidak hanya mempelajari, tetapi juga harus mampu melahirkan agen-agen budaya yang bisa merekonstruksi nilai-nilai budaya Indonesia agar relevan dengan dunia modern.

BACA JUGA :  Rusia Pertimbangkan Bebas Visa untuk WNI, Peluang Baru bagi Wisatawan Indonesia

“Langkah memperkuat akar dan mengoptimalkan ruang budaya harus konsisten dilakukan. Dengan begitu, generasi penerus bangsa dapat bersentuhan, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai luhur dari kebudayaan yang kita miliki,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================