Oktober, Bulan Kesadaran Kanker Payudara: Deteksi Dini Selamatkan Hidup

Kanker Payudara
Ilustrasi Kanker Payudara. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Setiap bulan Oktober, dunia memperingati Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

Momen ini bukan sekadar simbol pita merah muda, tetapi menjadi pengingat penting bagi setiap perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatannya.

Kanker payudara hingga kini masih menjadi jenis kanker dengan kasus terbanyak pada wanita di seluruh dunia. Namun, kabar baiknya, peluang kesembuhan sangat tinggi bila kanker terdeteksi sejak dini.

“Deteksi dini adalah kunci utama. Dengan mengetahui lebih awal, kita bisa melakukan penanganan sebelum kanker menyebar dan pengobatan menjadi lebih efektif,”
— Dr. Sonar Soni Panigoro, Konsultan Bedah Onkologi Eka Hospital BSD

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Pentingnya Deteksi Dini

Sama seperti kanker lainnya, deteksi dini memegang peranan besar dalam keberhasilan pengobatan kanker payudara. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

Dilakukan setiap bulan, idealnya setelah menstruasi selesai. Dengan mengenali tekstur normal payudara, akan lebih mudah mendeteksi adanya benjolan atau perubahan yang mencurigakan.

  1. SADANIS (Periksa Payudara Klinis)
BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Pemeriksaan rutin oleh tenaga medis, seperti dokter atau bidan, setidaknya dilakukan sekali setahun.

  1. Mammogram dan USG Payudara

Disarankan terutama bagi wanita berusia di atas 40 tahun atau mereka yang memiliki faktor risiko tinggi. Pemeriksaan pencitraan ini dapat mendeteksi benjolan yang tidak teraba dengan tangan.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================