
BOGORTODAY.COM – Fried chicken memang jadi salah satu menu favorit banyak orang karena teksturnya yang gurih dan renyah.
Namun, sering kali ketika disimpan di kulkas, ayam goreng ini kehilangan daya tariknya karena kulitnya melempem.
Jangan buru-buru dibuang, karena sebenarnya sisa fried chicken masih bisa kembali nikmat bila dihangatkan dengan cara yang tepat.
Berikut empat cara menghangatkan fried chicken agar tetap renyah, lengkap dengan langkah-langkahnya:
- Menggunakan Oven
Oven adalah cara terbaik untuk menjaga kerenyahan fried chicken.
- Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 204°C.
- Keluarkan ayam dari kulkas, letakkan di atas loyang.
- Panaskan selama 10–30 menit, hingga ayam kembali hangat dan kulitnya renyah merata.
- Menggunakan Microwave
Microwave memang lebih cepat, tetapi hasilnya tidak serenyah oven.
- Diamkan fried chicken di suhu ruang sekitar 10–30 menit.
- Letakkan di piring, lalu panaskan sekitar 30 detik.
- Jangan terlalu lama, karena bisa membuat daging kering dan kulit tidak renyah.
- Menggunakan Air Fryer
Air fryer adalah pilihan modern yang praktis dan lebih sehat.
- Panaskan air fryer pada suhu 190°C.
- Biarkan ayam dari kulkas berada di suhu ruang 10–20 menit.
- Masukkan ayam ke dalam air fryer, masak selama 5–6 menit sambil dibolak-balik agar panas merata.
- Menggoreng Ulang di Wajan
Kalau tidak ada oven, microwave, atau air fryer, wajan tetap bisa jadi solusi.
- Panaskan minyak di wajan dengan api sedang hingga tinggi, sekitar 148–150°C.
- Goreng ayam selama 2–3 menit hingga panas merata.
- Masukkan ayam sedikit demi sedikit agar panas stabil.
Apakah Aman Menghangatkan Fried Chicken?
Menghangatkan fried chicken tergolong aman, asalkan memperhatikan beberapa hal:
- Ayam harus sudah benar-benar matang saat pertama kali dimasak.
- Simpan ayam dengan benar di kulkas setelah dingin.
- Jika tidak disimpan di kulkas, ayam masih bisa dimakan dalam waktu maksimal dua jam di suhu ruang (4°C–60°C). Lebih dari itu, risiko pertumbuhan bakteri sangat tinggi.
Dengan cara ini, sisa fried chicken tidak perlu terbuang sia-sia. Teksturnya bisa kembali renyah, rasanya tetap menggugah selera, dan tentu saja lebih hemat.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















