
Pintu bagasi bisa terbuka dua bagian, bagian atas dari kaca, sementara gagang pintu diganti dengan tali pengikat di sisi pintu.
Masuk ke interior, nuansa minimalis langsung terasa. Dacia Hipster menggunakan setir heksagonal, kursi berbahan mesh, jendela geser manual, serta atap kaca vertikal yang membuat kabin terasa lebih lapang.
Salah satu hal menarik, interiornya dilengkapi 11 titik jangkar yang bisa dipasangi aksesori tambahan seperti tempat cangkir, sandaran tangan, hingga lampu kabin.
Untuk sistem hiburan, bukan layar bawaan, melainkan smartphone pengguna yang bisa dipasang sebagai pusat infotainment.
Efisiensi untuk Mobilitas Harian
Meski spesifikasi motor listrik dan kapasitas baterai belum diumumkan, Dacia menyebut Hipster dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan jarak tempuh harian rata-rata kurang dari 40 km. Dengan kebutuhan isi daya hanya dua kali seminggu, Hipster dianggap sangat efisien bagi penggunaan di perkotaan Eropa.
Potensi Curi Perhatian
Dengan desain retro-modern, bobot ringan, serta konsep efisiensi tinggi, Dacia Hipster bisa menjadi alternatif menarik di tengah dominasi mobil listrik besar dan mahal.
Jika benar masuk jalur produksi, bukan tidak mungkin mobil mungil ini akan menjadi primadona baru di pasar global, khususnya bagi mereka yang mencari kendaraan listrik ringkas, unik, dan ramah kantong.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















