
“Kalau patah struktur, biasanya ada perbedaan tinggi permukaan antara satu sisi dengan sisi lainnya, dan itu harus dibongkar. Sementara retakan yang terjadi di sini bisa ditangani dengan grouting menggunakan bahan mortar yang kekuatannya setara dengan beton yang terpasang,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Lapangan dari CV Surya Sari Putra, Lutvi Rhisman, memastikan pihaknya akan terus melanjutkan proses pengecoran Jalan Prumpung–Cicangkal–Gunungsindur sambil menangani setiap kendala teknis yang muncul di lapangan.
“Setiap ada insiden seperti keretakan, kami langsung lakukan penanganan. Terkait mutu beton, kami selalu melakukan uji di Dinas PUPR dan hasilnya baik,” katanya.
Lutvi menambahkan, hingga saat ini progres rekonstruksi jalan tersebut telah mencapai 28 persen dan berkomitmen selesai hingga kontrak yang ditetapkan.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














