
“Kalau diikutin terus, capek banget. Tapi saya gak mau buka semua hal itu. Cukup proses hukum yang berjalan,” ujarnya.
Ashanty juga menyinggung absennya klarifikasi dari Ayu mengenai dana usaha yang hilang.
“Sampai detik ini, tidak ada jawaban apa pun dari dia,” ucapnya.
Terkait syarat damai yang sempat disampaikan Ayu kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Ashanty menanggapinya dengan nada kesal. Ayu disebut meminta agar Ashanty memecat tiga karyawannya sebagai bagian dari syarat perdamaian.
“Mas Haris udah 15 tahun, Pak Toni udah 10 tahun, Mbak Vida 5 tahun. Dia nyuruh saya pecat mereka, katanya biar damai. Ya mungkin akan saya pecat… tapi bohong! Gila kali, nyuruh-nyuruh pecat orang, emang siapa dia?” kata Ashanty dengan nada geram.
Sementara itu, Ayu Chairun Nurisa diketahui telah melaporkan balik Ashanty ke Polres Tangerang Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan pada 18 September 2025.
Dalam laporannya, Ayu menuduh Ashanty merampas sejumlah barang pribadinya, termasuk iPhone, laptop, dan sertifikat rumah. Ia juga menuduh adanya interogasi tanpa prosedur hukum yang berlangsung hingga dini hari.
Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian, dan baik Ashanty maupun Ayu sama-sama diminta untuk melengkapi bukti pendukung.
Publik pun menantikan bagaimana proses hukum ini akan berjalan dan siapa yang akhirnya terbukti benar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















