Gandeng Dokter Muda UPN Veteran Jakarta, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Berikan Edukasi Skrining Preeklamsia

Sedangkan perdarahan pasca melahirkan atau postpartum, lanjut dia, dinilai melalui pemantauan perdarahan misalnya, jumlah pembalut yang basah dalam satu jam, tanda-tanda infeksi cairan berbau, demam.

Dan gejala lain seperti pusing atau detak jantung cepat. Kombinasi preeklamsia dan perdarahan pasca melahirkan dapat meningkatkan risiko perdarahan,

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

“karena preeklamsia dapat menyebabkan kadar fibrinogen dalam darah rendah, sehingga sulit menghentikan perdarahan,” imbuh Amir.

“Mari bersama tingkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan kehamilan dan persalinan yang aman,” pungkasnya. ***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Iman Rahman Hakim

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================