ICAD 15 Resmi Dibuka, Lukisan SBY Jadi Sorotan dalam Pameran Seni Bergengsi Bertema “Earth Society”

Terdapat lima lukisan karya SBY yang ditampilkan dalam pameran ICAD ke-15, masing-masing menggambarkan relasi manusia, alam, dan kemanusiaan:

  • Gaza, The Extreme Human Suffering (2025)
  • Stop Forest Fire (2025)
  • The Beauty of Beach Rocks (2023)
  • Sunset Over the Brooklyn Bridge (2024)
  • Small Forest in Cisarua (2025)

SBY juga berkesempatan membuka secara resmi perhelatan ICAD 15 pada malam pembukaannya. Ratusan pencinta seni hadir untuk merayakan kreativitas lintas disiplin dalam suasana yang hangat dan penuh inspirasi.

Ragam Karya Lintas Disiplin dan Negara

Selain karya lukisan SBY, ICAD 15 juga menampilkan karya dari pematung Yani Mariani Sastranegara dan desainer senior Ghea Panggabean dalam kategori In Focus.

BACA JUGA :  Suka Mengkritik Orang Lain? Kenali Karakter dan Penyebab di Baliknya

Untuk kategori Featured, pameran menghadirkan praktisi kreatif dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Taiwan, dan Amerika Serikat, menandakan semangat kolaborasi global yang kian kuat.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Wishulada Panthanuvong, seniman dan aktivis asal Thailand yang mengubah material tak terpakai menjadi karya seni bernilai tinggi, sebagai bentuk kritik terhadap budaya konsumsi dan limbah modern.

Suara Baru dari Seniman Muda

Kategori Open Call di ICAD 15 turut menyoroti isu-isu aktual seperti krisis iklim, sosial, politik, hingga perkotaan.
Beberapa karya yang menonjol antara lain:

  • Kreaby, studio kreatif berbasis di Jakarta yang melibatkan seniman autistik, menampilkan karya tentang pentingnya ruang hijau di tengah padatnya kota.
  • Gevi Noviyanti bersama Arka Kinari mengeksplorasi relasi manusia dan laut dalam karya yang mengangkat isu eksploitasi ekosistem maritim.
BACA JUGA :  Skotlandia Hadapi Ujian Berat Lawan Brasil, Laga Penentuan Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Perayaan Seni dan Desain yang Menginspirasi

Edisi ke-15 ICAD menjadi bukti bahwa seni dan desain memiliki kekuatan untuk membuka dialog lintas disiplin, budaya, dan generasi.

Melalui tema Earth Society, ICAD mengajak masyarakat untuk kembali menengok relasi manusia dengan bumi—tidak hanya melalui karya visual, tetapi juga lewat nilai kemanusiaan yang dikandungnya.

Dengan kehadiran nama-nama besar dan talenta muda yang visioner, ICAD 15 menegaskan dirinya sebagai wadah penting bagi perkembangan seni kontemporer dan desain produk Indonesia di kancah global.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================