
BOGORTODAY.COM – Jamur merupakan salah satu bahan makanan yang sangat mudah diolah dan bisa dipadukan dalam berbagai masakan.
Mulai dari digoreng, dipanggang, dikukus, hingga dimasak dalam sup — jamur hampir selalu bisa memperkaya rasa hidangan. Bahkan, kaldu jamur sering dijadikan alternatif pengganti MSG karena rasanya yang gurih alami.
Namun, sayangnya jamur tidak bisa bertahan lama. Kandungan airnya yang tinggi serta sifatnya yang seperti spons membuat jamur mudah menyerap cairan dan aroma dari sekitarnya. Hal ini menyebabkan jamur cepat rusak jika tidak disimpan dengan benar.
Agar tetap segar dan tidak cepat basi, penting untuk mengetahui cara menyimpan jamur di kulkas yang tepat.
Apakah Jamur Boleh Disimpan di Kulkas?
Jawabannya: boleh.
Mengutip Real Simple, jamur aman disimpan di dalam kulkas untuk memperpanjang masa simpannya.
Namun, perlu diperhatikan bahwa jamur sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Jika cara penyimpanannya salah, jamur bisa menjadi lembek atau berlendir.
Jamur segar yang disimpan dengan benar di kulkas biasanya dapat bertahan antara 3 hingga 7 hari.
Sementara jamur yang sudah dimasak hanya bertahan sekitar 3 hingga 4 hari, karena lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri.
Menurut Mill, jamur juga bisa disimpan di freezer, tetapi teksturnya akan berubah setelah dicairkan — tidak lagi kenyal atau renyah seperti semula.
Tips Menyimpan Jamur di Kulkas
Agar jamur tetap awet dan tidak mudah rusak, berikut beberapa tips dari laman Martha Stewart:
- Simpan dalam Kantong Kertas Cokelat
Cara paling efektif untuk menyimpan jamur adalah dengan menaruhnya dalam kantong kertas cokelat.
Kantong ini membantu menyerap kelembapan berlebih dan menjaga sirkulasi udara tetap lancar.
Masukkan jamur yang belum dicuci ke dalam kantong kertas, lalu lipat bagian atasnya tanpa menutup rapat agar udara masih bisa masuk.
- Gunakan Tisu Dapur
Jika tidak memiliki kantong kertas, gunakan tisu dapur tebal sebagai alternatif. Bungkus jamur dengan tisu dapur, lalu letakkan dalam wadah atau mangkuk terbuka di kulkas.
Tisu akan menyerap kelembapan berlebih dan menjaga jamur tetap kering. Pastikan untuk mengganti tisu secara berkala jika sudah lembap.
- Hindari Wadah Plastik Tertutup
Jangan simpan jamur dalam wadah plastik rapat karena akan membuatnya berkeringat dan cepat busuk. Wadah plastik tanpa ventilasi meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan bakteri.
Jika membeli jamur dalam kemasan plastik, segera pindahkan ke kantong kertas atau wadah berpori.
- Jauhkan dari Makanan Beraroma Kuat
Jamur mudah menyerap bau dari sekitarnya. Hindari menaruhnya dekat bahan beraroma kuat seperti bawang, keju, atau durian agar cita rasanya tetap alami.
- Simpan Jamur yang Sudah Dipotong dengan Benar
Untuk jamur yang sudah dipotong, simpan dalam wadah kedap udara dan lapisi bagian dalamnya dengan tisu dapur agar kelembapan terserap.
Jamur yang sudah dipotong biasanya tahan 3 hingga 5 hari di kulkas.
Jamur boleh disimpan di kulkas, asalkan cara penyimpanannya tepat. Jangan mencuci jamur sebelum disimpan karena air bisa mempercepat pembusukan.
Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa menjaga jamur tetap segar, tidak berlendir, dan siap digunakan kapan saja untuk berbagai olahan lezat.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















