Mengenal Skylight: Akses Cahaya Alami dari Atap Rumah

Banyak yang mengira skylight hanya memiliki satu jenis saja. Padahal, ada beberapa variasi skylight yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan desain rumah. Dilansir The Constructor, berikut jenis-jenis skylight yang umum digunakan:

  1. Skylight Tetap (Fixed Skylight)

Skylight tetap adalah jenis yang tidak dapat dibuka atau ditutup. Fungsinya murni sebagai akses cahaya alami ke dalam rumah. Jenis ini paling populer karena mudah dipasang dan efisien.

Skylight tetap cocok ditempatkan di area dengan pencahayaan rendah seperti tangga atau lorong. Materialnya umumnya berupa kaca dengan rangka aluminium, kayu, atau baja.

  1. Skylight Ventilasi (Ventilated Skylight)
BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Berbeda dengan skylight tetap, jenis ini bisa dibuka untuk memungkinkan udara keluar-masuk.

Skylight ventilasi ideal dipasang di dapur atau kamar mandi, karena membantu mengalirkan asap masakan dan mengurangi kelembapan di area tersebut.

  1. Skylight Tabung (Tubular Skylight)

Jenis ini memiliki bentuk tabung kecil dengan diameter sekitar 10–15 inci dan ditutup dengan kubah transparan di bagian atasnya. Kubah tersebut menangkap cahaya dan memantulkannya melalui pipa reflektif hingga masuk ke ruangan.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

Meskipun bentuknya sederhana, skylight tabung sangat efektif untuk memberikan pencahayaan alami di area kecil atau untuk menyorot objek tertentu seperti akuarium.

Pemasangan skylight dapat menjadi solusi cerdas untuk menghadirkan cahaya alami sekaligus meningkatkan estetika rumah.

Dengan memilih jenis skylight yang tepat, rumah bisa terasa lebih terang, sehat, dan nyaman sepanjang hari.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================