Mengenal Skylight: Akses Cahaya Alami dari Atap Rumah

Skylight
Skylight

BOGORTODAY.COM Skylight merupakan akses cahaya alami yang biasanya berada di bagian atap rumah. Bentuknya mirip dengan jendela, namun skylight bisa dibuat dengan model yang dapat dibuka-tutup atau berupa lubang yang ditutup kaca transparan.

Dilansir Angi, penggunaan skylight pada rumah, terutama yang bangunannya berdempetan, bisa menjadi salah satu cara efektif untuk membuat rumah lebih terang.

Cahaya yang masuk dari skylight juga menciptakan tampilan estetik dan menambah kesan luas pada ruangan.

Selain itu, cahaya matahari dari skylight dapat berfungsi sebagai antibakteri alami dan membantu mencegah kelembapan berlebih—cocok untuk ruangan yang jarang terkena sinar matahari langsung.

Menariknya, skylight yang dapat dibuka-tutup juga berfungsi sebagai ventilasi tambahan. Udara panas di bagian atap rumah bisa langsung keluar, menciptakan sirkulasi udara yang baik dan membuat ruangan terasa lebih sejuk.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

Jenis-Jenis Skylight

Banyak yang mengira skylight hanya memiliki satu jenis saja. Padahal, ada beberapa variasi skylight yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan desain rumah. Dilansir The Constructor, berikut jenis-jenis skylight yang umum digunakan:

  1. Skylight Tetap (Fixed Skylight)

Skylight tetap adalah jenis yang tidak dapat dibuka atau ditutup. Fungsinya murni sebagai akses cahaya alami ke dalam rumah. Jenis ini paling populer karena mudah dipasang dan efisien.

Skylight tetap cocok ditempatkan di area dengan pencahayaan rendah seperti tangga atau lorong. Materialnya umumnya berupa kaca dengan rangka aluminium, kayu, atau baja.

  1. Skylight Ventilasi (Ventilated Skylight)

Berbeda dengan skylight tetap, jenis ini bisa dibuka untuk memungkinkan udara keluar-masuk.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Skylight ventilasi ideal dipasang di dapur atau kamar mandi, karena membantu mengalirkan asap masakan dan mengurangi kelembapan di area tersebut.

  1. Skylight Tabung (Tubular Skylight)

Jenis ini memiliki bentuk tabung kecil dengan diameter sekitar 10–15 inci dan ditutup dengan kubah transparan di bagian atasnya. Kubah tersebut menangkap cahaya dan memantulkannya melalui pipa reflektif hingga masuk ke ruangan.

Meskipun bentuknya sederhana, skylight tabung sangat efektif untuk memberikan pencahayaan alami di area kecil atau untuk menyorot objek tertentu seperti akuarium.

Pemasangan skylight dapat menjadi solusi cerdas untuk menghadirkan cahaya alami sekaligus meningkatkan estetika rumah.

Dengan memilih jenis skylight yang tepat, rumah bisa terasa lebih terang, sehat, dan nyaman sepanjang hari.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================