Jangan Buang Oli Bekas Sembarangan, Bisa Jadi Ancaman Serius bagi Lingkungan

Salurkan ke Pengepul atau Bengkel Terdekat

Setelah tertampung, oli bekas tidak boleh dibuang langsung ke tanah atau saluran air. Anda dapat mengirimkannya ke pengepul oli atau pabrik pengolahan limbah resmi yang memiliki izin pengelolaan B3.

Jika sulit menemukan tempat pengolahan limbah, bengkel kendaraan terdekat biasanya bersedia menampung oli bekas untuk kemudian dijual kembali ke pihak pengolah limbah.

Dengan begitu, limbah bisa didaur ulang menjadi bahan bakar industri atau pelumas daur ulang yang aman.

BACA JUGA :  Jadwal MotoGP Belanda 2026: Sprint Race Digelar Malam Ini, Persaingan Sengit Warnai Sirkuit Assen

Tanggung Jawab Bersama Pengguna Kendaraan

Mengelola oli bekas dengan benar bukan hanya tanggung jawab bengkel atau pemerintah, tetapi juga kewajiban setiap pengguna kendaraan. Kesadaran ini penting untuk mencegah pencemaran lingkungan dan menjaga kesehatan masyarakat.

Oli bekas yang dibuang sembarangan bisa menimbulkan dampak jangka panjang seperti pencemaran air tanah, kerusakan biota sungai, hingga penyakit kulit dan gangguan pernapasan akibat paparan bahan kimianya.

BACA JUGA :  Resep Asem-Asem Daging Khas Demak, Sajian Berkuah Segar yang Cocok untuk Makan Siang

Dengan langkah sederhana seperti menyimpan oli bekas dengan benar dan menyerahkannya ke pihak yang berwenang, setiap orang dapat berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Jadi, mulai sekarang jangan buang oli bekas sembarangan — karena satu tetes oli saja bisa mencemari ribuan liter air bersih.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================