BOGORTODAY.COM – Di tangan mahasiswa IPB University, limbah dapur ternyata bisa disulap menjadi produk kecantikan bernilai tinggi. Lewat inovasi kreatif, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil mengubah kulit bawang merah dan rumput laut menjadi sunscreen antiacne ramah lingkungan.
Inovasi ini lahir dari ide sederhana dengan memanfaatkan limbah yang selama ini terbuang untuk menghasilkan produk alami yang bermanfaat bagi kulit. Hasilnya, terciptalah sunscreen berbahan organik yang tak hanya melindungi dari paparan sinar UV, tetapi juga mampu mencegah jerawat berkat kandungan antibakterinya.
Tim penggagas inovasi ini terdiri dari Sinta Dewi Putri (ketua) dari Departemen Kimia, bersama empat rekannya — Zahra Salsabila Hananingsih, Zahwa Sheillazara Fadhilah Ardi, Viola Andini Ferdian Putri, dan Unzila Nisa Sajdah — dari Departemen Biokimia. Mereka tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan bimbingan Dr. Syaefudin.
Sinta menjelaskan, kombinasi kulit bawang merah dan rumput laut dipilih karena keduanya kaya akan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. “Kandungan flavonoid, quercetin, dan anthocyanin pada kulit bawang bekerja sebagai antibakteri alami terhadap Propionibacterium acnes, sementara rumput laut menambah efek antioksidan dan antiinflamasi,” terangnya.
Selain sebagai pelindung kulit dari sinar matahari, produk ini juga diklaim mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat hingga lebih dari 80% bila kedua bahan dikombinasikan. “Efektivitasnya meningkat signifikan saat kedua ekstrak digunakan bersamaan,” tambah Sinta.
Keunggulan lain dari sunscreen ini adalah bahan bakunya yang ramah lingkungan dan minim efek samping. Dengan memanfaatkan limbah kulit bawang, tim IPB turut mengurangi sampah organik sekaligus menawarkan alternatif kosmetik hijau yang aman untuk kulit sensitif.
“Produk ini cocok mengikuti tren green cosmetics karena berbahan alami, ramah lingkungan, dan punya potensi pasar besar, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Ke depan bisa dikembangkan menjadi kosmetik halal, organik, dan lokal,” ujarnya optimistis.
Melalui inovasi ini, mahasiswa IPB University tak hanya berhasil menambah nilai ekonomi dari limbah rumah tangga, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan kemandirian industri kosmetik lokal.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : ipb.ac.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















