Ulah Pengunjung, Sampah Menumpuk di Situ Cikaret

DLH membutuhkan ekskavator amfibi untuk mempercepat pengerjaan. Alat berat khusus ini diperlukan karena medan air di bawah tumpukan sampah memiliki arus yang cukup deras, sehingga berbahaya jika petugas melakukan pembersihan manual.

Fredie memperkirakan pembersihan sampah akan memakan waktu dua hingga tiga hari, tergantung cuaca dan ketersediaan alat berat. Hingga Selasa siang, pihaknya baru berhasil mengangkut satu truk sampah atau sekitar enam meter kubik.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Merespons persoalan ini, Fredie mengatakan pihaknya akan menambah jumlah tempat sampah di sekitar Situ Cikaret. DLH juga berencana memasang papan imbauan larangan membuang sampah sembarangan di beberapa titik strategis.

“Kami akan koordinasi dengan kecamatan untuk menambah fasilitas tempat sampah. Juga akan pasang papan himbauan yang lebih besar dan jelas,” katanya.

Fredie juga mengimbau masyarakat untuk mulai mengelola sampah sejak dari rumah dengan melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

“Mohon untuk mengelola sampahnya sejak dini atau dikelola dari rumah, dipilah mana yang bisa dipisahkan sampah basah sampah kering. Kalau berkunjung ke tempat wisata, bawa pulang sampahnya masing-masing,” ujarnya.

Tanpa partisipasi aktif masyarakat, Fredie menegaskan, upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan Situ Cikaret akan terus sia-sia dan pembersihan rutin akan menjadi pekerjaan yang tidak pernah selesai.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Rifki Ramadhan

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================