
“Telur dari BumDes ini bisa disalurkan untuk mendukung program MBG, sekaligus menjadi bagian dari upaya penurunan angka stunting di masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, sebagian telur yang dihasilkan juga disalurkan ke posyandu-posyandu sebagai bentuk kampanye gizi untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat desa.
“Kami tidak khawatir soal pemasaran, karena telur merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan, warung-warung di desa pun antusias menampung hasil produksi kami,” tutup Ruslani.*
Editor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Sumber : BogorUpdate.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















