
Ia menuturkan, pembangunan cepat rampung akibat dikerjakan sebelum adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kalau untuk kegiatan ini khususnya karena memang selesai lebih awal. Jadi sebelum adanya penutupan tambang. Jadi memang posisi kendala tidak terdapat kendala,” jelasnya.
Sementara itu, ia menegaskan bahwa beberapa pekerjaan di wilayahnya merasa kesulitan mendapatkan bahan baku material, sehingga mengalami keterlambatan pekerjaannya.
“Tapi memang beberapa titik di lokasi di Leuwiliang, sebagian besar, ke si penyedia jasa, kesulitan di Beton,” pungkasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















