Microsoft Excel Uji Coba Fitur AI Baru “COPILOT” untuk Otomatisasi Pengisian Data

BOGORTODAY.COM Microsoft Excel kini sedang menguji fitur kecerdasan buatan (AI) baru bernama “COPILOT”, yang memungkinkan pengguna mengisi sel di spreadsheet secara otomatis serta menganalisis data dengan cepat.

Fitur ini disebut mirip dengan kemampuan AI yang sebelumnya diluncurkan Google Spreadsheet pada Juni 2025.

Melalui fungsi baru ini, pengguna dapat menulis perintah bahasa alami langsung di dalam rumus Excel untuk meminta AI melakukan berbagai tugas, mulai dari mengklasifikasikan data, membuat ringkasan, hingga membangun tabel secara otomatis.

Sebagai contoh, ketika pengguna memiliki kolom berisi umpan balik pelanggan, mereka cukup mengetikkan rumus seperti:
=COPILOT(“Classify this feedback”, D4:D18)
AI kemudian akan memproses dan menampilkan hasil klasifikasi langsung di setiap sel yang ditentukan.

BACA JUGA :  Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Dapat Menurunkan Rasa Percaya Diri Anak

Dikutip dari The Verge, Microsoft juga menunjukkan beberapa contoh penerapan lain dari fungsi COPILOT, antara lain:

  • Membuat deskripsi produk otomatis:
    =COPILOT(“Create a description for this product based on its specs”, B2:B8)
  • Merangkum teks panjang:
    =COPILOT(“Summarize this feedback”, A2:A20)

Fungsi COPILOT ini ditenagai oleh model AI GPT-4.1-mini dari OpenAI, yang menjadi penerus fitur LABS.GENERATIVEAI yang mulai diuji Microsoft sejak 2023.

Menariknya, pengguna juga dapat menggabungkan COPILOT dengan rumus Excel lainnya seperti IF, SWITCH, LAMBDA, atau WRAPROWS, sehingga AI dapat beroperasi secara fleksibel bersama logika dan fungsi Excel konvensional.

Microsoft menegaskan bahwa data yang dikirim melalui fungsi COPILOT tidak digunakan untuk pelatihan AI, melainkan hanya diproses untuk menghasilkan output yang diminta pengguna.

BACA JUGA :  Erick Thohir Sambut Positif Kehadiran Shin Tae-yong di Persija, Diyakini Dongkrak Kualitas Liga

Perusahaan juga mengingatkan bahwa fitur ini memiliki batasan — misalnya, tidak dapat mengakses informasi di luar spreadsheet dan hanya bisa digunakan untuk sekitar 100 fungsi setiap 10 menit.

Selain itu, Microsoft memperingatkan agar COPILOT tidak digunakan untuk perhitungan numerik penting atau dalam skenario berisiko tinggi seperti yang berkaitan dengan hukum atau kepatuhan, karena AI masih mungkin memberikan hasil yang keliru.

Fitur AI COPILOT saat ini tersedia untuk pengguna Windows dan Mac di Saluran Beta dengan lisensi Microsoft 365 Copilot. Ke depan, Microsoft berencana untuk terus menyempurnakan kemampuan COPILOT, termasuk menambahkan dukungan akses web serta peningkatan akurasi model AI yang digunakan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================