
Selain itu, Sekda Kabupaten Bogor juga mencontohkan program Unian Tetap (Untap) yang membangun lebih dari 4.600 rumah bagi warga terdampak bencana tanah longsor tahun 2000 melalui mekanisme pemberdayaan masyarakat.
“Pembangunan dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas), melibatkan warga secara langsung. Selain menuntaskan persoalan perumahan, program ini juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi lainnya,” tambahnya.
Pada Mandaya Awards 2025 ini, selain Pemkab Bogor, sejumlah pihak dari Kabupaten Bogor juga turut menerima penghargaan, di antaranya. PDAM Tirta Kahuripan meraih Juara Harapan 1 kategori Badan Usaha, Nurfalah Zahir memperoleh Juara 2 kategori Lifetime Contribution, dan Rocky Bayu meraih Juara 3 kategori Lifetime Contribution.
Mandaya Awards merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan individu yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam pemberdayaan masyarakat serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya dan ikhtiar Pemkab Bogor dalam membangun masyarakat yang berdaya dan mandiri mendapat pengakuan di tingkat nasional,” pungkas Ajat.
Hadir mendampingi Sekretaris Daerah dalam acara tersebut, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















