
“Program yang tidak berdampak langsung pada masyarakat, harus kita evaluasi,” tegasnya.
Selain perencanaan program, Rudy Susmanto juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa era kerja sektoral harus diubah menjadi kerja kolaboratif dan terintegrasi.
Tidak boleh lagi SKPD berjalan sendiri-sendiri. Misalnya, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi, dan Dinas Perindustrian bisa bekerja bersama melatih masyarakat, memberikan alat produksi, hingga membantu pemasaran hasilnya.
“Dari situ, akan lahir klaster usaha baru yang membuka lapangan kerja nyata bagi warga Bogor,” jelasnya.
Bupati Bogor menambahkan, jika setiap SKPD minimal melibatkan 200 peserta dalam satu program, maka dari 32 SKPD yang ada dapat membuka peluang bagi lebih dari 60.000 warga Kabupaten Bogor untuk terlibat langsung dalam kegiatan peningkatan kesejahteraan.
“Dengan perencanaan SDM yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, kita optimistis Kabupaten Bogor akan menjadi daerah dengan daya saing tinggi, masyarakat sejahtera, dan pemerintahan yang semakin efektif,” pungkas Bupati Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















