Kasus 12 Siswa di Kabupaten Bogor Keracunan MBG, Sampel Makanan Terindikasi Salmonella dan E. Coli

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 12 siswa di Kecamatan Jonggol dan Megamendung, Kabupaten Bogor, dinyatakan terkonfirmasi keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kasus ini bermula pada 23 September 2025, ketika tujuh siswa SMPN 1 Jonggol dan lima siswa SDN Pasring Angin 02 pada 1 Oktober mengalami gejala serupa, termasuk muntah dan nyeri ulu hati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menyatakan bahwa hasil laboratorium sampel makanan menunjukkan adanya bakteri.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, RSUD R. Moh. Noh Nur Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Lewat Biopori

“Didapatkan hasil bahwa sample makanan yang diperiksa positif Salmonella sp pada makanan telor ceplok dan e-colli serta coliform,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan hasil laboratorium dari sampel makanan MBG di Kecamatan Megamendung tersebut juga dinyatakan mengandung bakteri dalam tahu teriyaki.

“Dari hasil pemeriksaan UPT Laboratorium Kesehatan Kelas A Kabupaten Bogor tanggal 8 Oktober 2025 ditemukan E.colli dan Salmonella pada tahu teriyaki, Mix salad positif salmonella dan Macaroni positif E.Coli dan salmonella,” ungkap dia.

BACA JUGA :  Anjing Pemburu Lepas di Bogor, Polisi Kerahkan Tim K9

Fusia meminta kepada setiap kepala Puskesmas di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kewaspadaannya terkait kejadian keracunan yang telah terjadi pada sejumlah siswa.

“Koordinasi dengan lintas sektor juga perlu ditingkatkan karena apabila ada laporan dari sekolah dengan tanda-tanda keracunan di wilayah kerja puskemas maka penanganan dapat segera dilakukan.” tutup dia.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================