
BOGORTODAY.COM – Presiden Venezuela Nicolas Maduro memerintahkan militer berada dalam status siaga tinggi setelah ketegangan dengan Amerika Serikat meningkat tajam.
Langkah ini diambil usai laporan bahwa AS mengerahkan pesawat pengebom strategis B-52H ke kawasan Karibia, wilayah yang berbatasan langsung dengan Venezuela.
Menurut data platform pelacakan penerbangan Flightradar24, terdapat tiga pesawat dengan kode BUNNY01, BUNNY02, dan BUNNY03 yang terpantau terbang dari Pangkalan Angkatan Udara Barksdale, Louisiana, menuju area Karibia selatan.
Penerbangan ini merupakan bagian dari pengerahan Satuan Tugas Pengebom Angkatan Udara AS (U.S. Air Force Bomber Task Force) yang menambah ketegangan di kawasan.
Pengerahan pesawat tersebut terjadi setelah pemerintahan Donald Trump melancarkan operasi militer di laut lepas Venezuela beberapa waktu lalu, menembaki kapal-kapal yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba.
Pemerintah Venezuela mengecam keras langkah itu, menyebutnya sebagai tindakan agresi militer dan pelanggaran terhadap kedaulatan negara. Maduro menegaskan, Venezuela siap menghadapi setiap bentuk provokasi dari pihak AS.
“Kami tidak akan tunduk pada tekanan imperialis. Angkatan Bersenjata Bolivarian siap mempertahankan tanah air dari setiap ancaman asing,” ujar Maduro dalam pernyataannya di Caracas, Jumat (17/10/2025).
Seberapa Kuat Militer Venezuela?
Secara global, kekuatan militer Venezuela jauh di bawah Amerika Serikat. Berdasarkan data Global Firepower 2025, Venezuela berada di peringkat ke-50 dari 145 negara, sementara AS menempati posisi pertama.
Dari sisi anggaran, belanja pertahanan Venezuela hanya sekitar US$4 miliar, dengan utang luar negeri mencapai US$110 miliar. Negara itu memiliki total 337.000 personel militer, terdiri dari 109.000 personel aktif, 8.000 cadangan, serta pasukan paramiliter.
Kekuatan Angkatan Darat
- Personel: 115.000
- Tank: 172 unit
- Kendaraan lapis baja: 8.802 unit
- Artileri self-propelled: 48 unit
- Artileri tembak: 100 unit
- Artileri roket: 36 unit
Kekuatan Angkatan Laut
- Total aset: 34 kapal
- Fregat: 1 unit
- Kapal selam: 1 unit
- Kapal patroli: 25 unit
Kekuatan Angkatan Udara
- Total pesawat: 229 unit
- Pesawat tempur: 30 unit
- Pesawat latih: 75 unit
- Pesawat misi khusus: 3 unit
- Pesawat tanker: 1 unit
- Helikopter: 88 unit, termasuk 10 helikopter serang
Meski secara perbandingan kekuatan militer Venezuela masih tertinggal jauh dari AS, pemerintahan Maduro menegaskan kesiapannya mempertahankan kedaulatan nasional dan menolak segala bentuk intervensi asing.
Situasi ini menambah ketegangan geopolitik di kawasan Amerika Latin, yang sebelumnya relatif tenang.
Banyak pihak kini menilai langkah AS mengirim pesawat B-52H ke Karibia dapat memperburuk hubungan kedua negara yang telah lama memburuk sejak era sanksi ekonomi dan embargo minyak terhadap Caracas.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















