BOGORTODAY.COM – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga ditetapkan pemerintah pusat sebagai lokasi proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), sebagai bagian dari program nasional pengelolaan sampah berbasis modern.
Mendukung langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan penataan di kawasan TPA Galuga dengan sistem sanitary landfill, guna meningkatkan kualitas pengelolaan dan meminimalkan dampak lingkungan.
“Kita sedang menjalankan tahapan untuk menerapkan sanitary landfill. Jadi, sampah lama yang tingginya sekitar 30 meter akan kita turunkan menjadi 20 meter,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Jumat (17/10/2025).
Rudy menjelaskan, penataan tersebut tidak hanya untuk meratakan tumpukan sampah, tetapi juga akan diikuti dengan program penghijauan di area tersebut agar lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau menyengat.
“Kami ingin masyarakat melihatnya bukan lagi gunung sampah, tapi gunung hijau. Bau berkurang, dan lingkungan di sekitar lebih terjaga, terutama bagi warga Bogor Barat dan Leuwiliang yang terdampak langsung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rudy berharap penataan TPA Galuga dapat mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
“Untuk PSEL, pelaksanaannya sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Kami di daerah hanya menjadi lokasi pelaksanaan. Kami bersyukur Kabupaten Bogor terpilih sebagai salah satu wilayah pengelolaan sampah modern,” pungkasnya.
Rudy menargetkan groundbreaking proyek PSEL Galuga dapat dilakukan pada akhir tahun 2025.
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















