
Menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto pada 6 Oktober lalu, yang menargetkan TNI AL memiliki kapal induk dan 20 kapal selam dalam rangka memperkuat pertahanan laut Indonesia, Laksamana Muhammad Ali menyatakan bahwa TNI AL telah melakukan kajian mendalam.
“Kapal induk akan sangat strategis, tidak hanya untuk operasi militer, tapi juga untuk operasi kemanusiaan. Dalam kondisi damai, kapal induk dapat menjadi platform bantuan ke wilayah-wilayah terpencil,” jelasnya.
Menurut Kasal, kapal induk akan dilengkapi helikopter dan fasilitas medis, sehingga dapat digunakan untuk distribusi logistik, evakuasi, serta pelayanan kesehatan di pulau-pulau terluar.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan alumni AAL juga akan dijadikan program berkelanjutan, sebagai bentuk pengabdian alumni kepada masyarakat dan bangsa.
“Bila setiap angkatan alumni AAL menyelenggarakan kegiatan seperti ini secara rutin, dampaknya akan sangat positif. Kami berharap ini bisa menjadi agenda tetap lintas matra di TNI,” tutupnya. CR4
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















