
Peristiwa ini sempat membingungkan publik setelah beredar video yang menyebut terjadi longsor di lokasi. Namun, Camat Gogo menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Saya kaget lihat video yang bilang longsor. Saya langsung ke lokasi dan pastikan itu bukan longsor, tapi reruntuhan TPT lama. Ini penting agar tidak terjadi kesalahan informasi,” tegasnya.
Gogo menyebut pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada Satpol PP karena terkait aspek keamanan bangunan. “Kalau bencana longsor, kami laporkan ke BPBD. Tapi ini insiden bangunan, jadi kami lapor ke bupati melalui Satpol PP,” jelasnya.
Bangunan yang sedang dikerjakan merupakan toko yang belum difungsikan dan tengah dalam tahap pelebaran. Gogo menambahkan, kejadian ini mestinya menjadi perhatian semua pihak, terutama dalam aspek keselamatan kerja.
“Seharusnya pekerja memperhatikan kondisi sekitar, terutama struktur lama seperti TPT yang bisa berbahaya kalau terganggu,” ujarnya.
Jenazah korban telah dimakamkan pada malam hari setelah kejadian. Sementara pemilik bangunan disebut telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut. CR4
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















