Pakar ITB Jelaskan: Campuran Etanol pada BBM Tidak Serta Merta Bikin Tangki Mobil Berkarat

“Contoh lain, pakai water heater yang setiap hari kena air, tapi kok enggak karatan,” ujarnya.

Menurut Ronny, korosi hanya bisa terjadi bila beberapa kondisi terpenuhi, misalnya ketika logam tidak memiliki lapisan pelindung, terdapat kelembapan tinggi, dan adanya reaksi kimia tertentu.

“Karat tidak terjadi hanya karena cairan. Besi tanpa pelindung antikarat bisa karatan walau tidak terkena air secara langsung. Jadi, semua tergantung kondisi lingkungannya,” katanya.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Ronny menegaskan, jika tangki bahan bakar dirancang dengan lapisan antikarat yang baik, penggunaan etanol dalam bensin tidak akan menimbulkan masalah berarti.

“Orang pikir higroskopis pasti korosi, belum tentu. Etanol memang menyerap air, tapi tidak banyak. Yang jelas, kontak dengan air tidak selalu bikin karat. Kalau sistemnya dipersiapkan dengan baik, kita tidak perlu khawatir,” ujarnya.

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

Pernyataan pakar ITB ini sekaligus menjadi penegasan bahwa penerapan BBM E10 tidak otomatis merusak tangki kendaraan, selama produsen kendaraan dan penyedia bahan bakar menerapkan standar material serta pelapisan yang tepat.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami aspek teknis di balik kebijakan energi baru ini dan tidak termakan kekhawatiran yang belum berdasar secara ilmiah.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================