UIKA Bogor Syukuran Raih Akreditasi Unggul, Targetkan Akreditasi Internasional dan 50 Program Studi

BOGORTODAY.COM – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali meneguhkan posisinya sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia setelah mendapat pengakuan resmi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten sebagai Perguruan Tinggi berakreditasi “UNGGUL” dan termasuk kategori “Kampus Berdampak.”

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si, mengatakan UIKA Bogor menggelar tasyakuran atas capaian Akreditasi Unggul yang berhasil diraih berkat kerja keras seluruh civitas akademika. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu pendidikan di UIKA Bogor.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas akademik dan manajerial kampus.

“Kami mempersiapkan akreditasi unggul ini dengan kerja keras dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak. Hari ini kami bersyukur atas nikmat ini, semoga menjadi awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar,” ujar Prof. Mujahidin kepada wartawan, Rabu (22/10/2025).

BACA JUGA :  7 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Kemandirian Anak

Saat ini, UIKA Bogor mencatat lebih dari 35 persen program studi telah berakreditasi unggul, dengan lebih dari 50 persen dosen bergelar doktor (S3), serta guru besar yang telah mencapai lebih dari 20 persen.

Prof. Mujahidin menambahkan, UIKA kini menargetkan untuk memperoleh akreditasi internasional dalam lima tahun ke depan, sekaligus memperluas jumlah program studi menjadi lebih dari 50 program.

“Kebutuhan masyarakat terhadap program studi baru yang relevan dengan perkembangan zaman semakin tinggi. Saat ini kita memiliki 37 program studi, naik dari 23 dalam lima tahun terakhir, dan target lima tahun ke depan mencapai 50 program,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Selain fokus pada peningkatan mutu akademik, UIKA juga terus mengembangkan kurikulum yang aplikatif, agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis di dunia kerja.

Salah satu langkah nyata adalah mewajibkan mahasiswa mengambil mata kuliah kewirausahaan dan praktik usaha. UIKA bahkan telah meluncurkan Program Calon Pengusaha, yang membekali mahasiswa sejak semester pertama untuk mulai membangun usaha sendiri.

“Program calon pengusaha ini ditargetkan agar mahasiswa di semester lima sudah memiliki usaha mandiri. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui konsep edupreneurship,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================