
Kedua negara bisa mengatur laga uji coba antara 10–14 November 2025.
Laga ini juga menarik secara emosional dan berguna untuk mendongkrak peringkat FIFA — saat ini Indonesia di posisi 122, sementara Malaysia di peringkat 119.
- Thailand
Thailand juga berpeluang besar jadi lawan Garuda. Tim “Gajah Perang” hanya memiliki satu laga resmi melawan Sri Lanka di Kualifikasi Piala Asia pada 18 November 2025.
Hubungan baik antara Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Ketua Federasi Sepak Bola Thailand Madam Pang membuat peluang laga ini semakin terbuka.
Apalagi, Timnas senior Indonesia belum pernah bertemu Thailand setelah diperkuat sejumlah pemain diaspora.
- Yordania
Yordania menjadi lawan ideal lainnya. Kedua tim terakhir bertemu pada 19 Juni 2019 di Amman dengan skor 1–4 untuk Yordania.
Faktor menariknya, Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers pernah menjabat posisi serupa di federasi Yordania (2019–2025), membuka peluang komunikasi lebih mudah.
Selain itu, Yordania adalah runner-up Piala Asia 2023, yang membuat laga ini punya nilai uji coba tinggi bagi Indonesia.
- Kirgistan
Negara Asia Tengah ini menempati peringkat 106 dunia, dan sejauh ini belum memiliki agenda resmi pada November 2025.
Secara teknis, Kirgistan adalah lawan seimbang dan akan menjadi tolok ukur sejauh mana Garuda bisa bersaing dengan tim-tim kuat Asia.
- Palestina
Palestina juga berpeluang jadi lawan Indonesia sebelum tampil di FIFA Arab Cup 2025 akhir November nanti.
Kedua tim terakhir kali bertemu pada Juni 2023 di Surabaya dan berakhir imbang 0-0.
Dengan posisi Palestina di peringkat 99 dunia, laga ini akan sangat berharga untuk meningkatkan peringkat FIFA Timnas Indonesia yang masih tertinggal cukup jauh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















