BOGORTODAY.COM – Baterai pada mobil listrik memiliki fungsi penting layaknya tangki bahan bakar pada mobil konvensional. Komponen ini berperan sebagai tempat penyimpanan energi yang digunakan untuk menggerakkan kendaraan.
Karena harganya mahal dan menjadi komponen utama, merawat baterai mobil listrik dengan benar sangat penting agar tidak cepat rusak atau mengalami penurunan performa signifikan.
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan agar baterai mobil listrik lebih awet dan efisien.
- Hindari Paparan Panas Berlebihan
Suhu tinggi adalah musuh utama baterai kendaraan elektrifikasi. Paparan panas ekstrem, baik dari cuaca maupun sistem mobil yang terus aktif saat berhenti, dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai.
Jika Anda harus berhenti di satu lokasi dalam waktu lama, hindari menyalakan sistem elektrik secara terus-menerus. Hal ini membuat sistem pendingin otomatis bekerja keras, sehingga menguras energi baterai tanpa alasan jelas.
Upayakan selalu memilih lokasi parkir yang teduh, terutama saat melakukan pengisian daya. Suhu lingkungan yang stabil dan sejuk dapat membantu memperpanjang umur baterai kendaraan listrik.
- Jangan Selalu Isi Daya hingga 100 Persen
Berbeda dengan mobil konvensional yang idealnya mengisi tangki penuh, baterai mobil listrik justru tidak disarankan diisi hingga 100 persen setiap kali pengisian.
Disarankan untuk mengisi hingga 80 persen saja. Meskipun hal ini sedikit mengurangi jarak tempuh, cara ini terbukti dapat meningkatkan usia pakai baterai.
Selain itu, pengisian tidak penuh juga memberikan ruang bagi sistem pengereman regeneratif untuk bekerja optimal. Jika baterai terisi penuh, fitur ini biasanya otomatis dinonaktifkan.
- Jangan Tunggu Baterai Benar-Benar Habis
Kebiasaan menunggu baterai benar-benar habis sebelum mengisi daya bisa mempercepat degradasi sel baterai.
Idealnya, lakukan pengisian ulang saat kapasitas baterai berada di kisaran 20–30 persen. Dengan menjaga level daya di zona aman, performa baterai bisa tetap stabil dan tahan lama.
- Hindari Penggunaan Fast Charging Secara Rutin
Fast charging memang menawarkan kemudahan karena dapat mengisi daya dengan cepat, namun penggunaannya secara berlebihan dapat memperpendek umur baterai.
Proses ini memberikan arus listrik besar dalam waktu singkat, yang dapat meningkatkan suhu dan menekan daya tahan baterai dalam jangka panjang.
Studi menunjukkan bahwa pengisian dengan metode standar dapat membuat daya tahan baterai 10 persen lebih lama dalam periode delapan tahun dibandingkan pengisian cepat.
Gunakan fast charging hanya saat benar-benar diperlukan, misalnya dalam perjalanan jauh atau kondisi darurat.
Merawat baterai mobil listrik bukan hal yang rumit, tetapi membutuhkan kedisiplinan dan pemahaman terhadap karakteristik baterai itu sendiri.
Dengan menghindari paparan panas, tidak mengisi daya hingga penuh, tidak membiarkan baterai habis total, serta membatasi penggunaan pengisian cepat, Anda bisa memperpanjang usia pakai baterai dan menjaga performa mobil listrik tetap optimal.
Baterai adalah jantung kendaraan elektrifikasi — rawatlah dengan bijak agar mobil listrik Anda selalu siap melaju dengan tenaga penuh.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















