Waspada Kadar Kreatinin Tinggi: Kenali Penyebab dan Makanan yang Harus Dihindari

Kadar Kreatinin Tinggi
Waspada Kadar Kreatinin Tinggi: Kenali Penyebab dan Makanan yang Harus Dihindari. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COMKadar kreatinin tinggi dalam darah sering kali menjadi sinyal adanya gangguan pada fungsi ginjal. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena kreatinin adalah indikator penting kesehatan ginjal seseorang.

Apa Itu Kreatinin?

Dikutip dari Everyday Health, kreatinin merupakan produk limbah yang dihasilkan tubuh saat otot memecah zat kreatin, yaitu senyawa yang berfungsi membantu otot menghasilkan energi.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Normalnya, ginjal akan menyaring kreatinin dari darah dan membuangnya melalui urine. Namun, ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, kreatinin dapat menumpuk di dalam darah dan menyebabkan kadar meningkat.

Beberapa gejala kadar kreatinin tinggi meliputi:

  • Kelelahan dan lemas berlebihan
  • Mual dan hilang nafsu makan
  • Kram otot
  • Perubahan frekuensi buang air kecil

Makanan yang Harus Dihindari Saat Kreatinin Tinggi

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

Bagi penderita gangguan ginjal, menjaga pola makan menjadi langkah utama untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Berikut daftar makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari saat kadar kreatinin meningkat:

  1. Daging Merah dan Seafood

Daging merah seperti sapi, kambing, dan babi mengandung kreatin tinggi yang berubah menjadi kreatinin saat dimasak.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================