
“Sebaiknya memang harus datang ke Lausanne agar bisa mencari solusi terbaik terkait dinamika yang terjadi untuk saat ini dan masa mendatang,” ujarnya.
Pada Rabu (22/10/2025) malam waktu Indonesia, IOC mengumumkan empat keputusan penting yang berkaitan dengan Indonesia.
Keputusan tersebut merupakan buntut dari pembatalan visa atlet Israel untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
- Mengakhiri dialog dengan NOC Indonesia
IOC menyatakan menghentikan seluruh bentuk dialog dengan NOC Indonesia terkait penyelenggaraan Olimpiade, Olimpiade Remaja, ajang olahraga multi-event, maupun konferensi di masa depan. Langkah ini akan berlaku hingga pemerintah Indonesia memberikan jaminan memadai kepada IOC terkait akses masuk bagi semua peserta tanpa memandang kewarganegaraan. - Rekomendasi penghentian event olahraga internasional di Indonesia
IOC merekomendasikan agar seluruh induk olahraga internasional tidak menyelenggarakan ajang olahraga apa pun di Indonesia sampai ada jaminan resmi dari pemerintah terkait akses masuk bagi seluruh atlet dan ofisial. - Jaminan akses global untuk kualifikasi Olimpiade
IOC menegaskan bahwa semua federasi olahraga internasional wajib memastikan adanya jaminan akses bagi atlet dari semua negara dalam pelaksanaan babak kualifikasi Olimpiade. - Pemanggilan NOC Indonesia dan Federasi Senam Internasional (FIG)
IOC meminta NOC Indonesia dan FIG hadir ke markas IOC di Lausanne untuk membahas lebih lanjut situasi yang terjadi menjelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53.
Pertemuan pada 28 Oktober mendatang diharapkan menjadi upaya diplomasi olahraga untuk menjernihkan situasi dan menjelaskan posisi Indonesia di hadapan IOC.
Okto menegaskan bahwa NOC Indonesia tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan IOC dan seluruh federasi olahraga internasional, serta mencari solusi konstruktif agar kegiatan olahraga di Tanah Air tidak terdampak lebih jauh.
“Kami ingin memastikan Indonesia tetap menjadi bagian penting dari gerakan Olimpiade dunia dan tetap memegang teguh nilai-nilai sportivitas serta inklusivitas dalam olahraga,” pungkas Okto.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















