
“Mekanisme lombanya pun harus diubah karena pesertanya terus bertambah,” kata Fathuri.
Selain lomba, panitia juga menyiapkan bazar UMKM dengan sistem voucher belanja bagi pengunjung, agar transaksi lebih hidup dan pelaku UMKM bisa bertahan lebih lama.
Camat Cileungsi Adi Heryana yang hadir dalam acara mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, DMI Award Cileungsi menjadi satu-satunya festival serupa di Kabupaten Bogor.
“Ini sudah tahun ketiga dan hanya ada di Cileungsi. Manfaatnya besar untuk masyarakat,” kata Adi.
Ia menambahkan, 12 desa turut berpartisipasi, dengan setiap desa mengirim satu masjid terbaik untuk dinilai dalam kategori manajemen masjid. Tahun depan, festival rencananya akan digelar di Desa Mekarsari.
Selain lomba dan bazar, panitia juga menyalurkan santunan bagi warga yang membutuhkan. Dengan antusiasme yang tinggi, Festival Masjid DMI Award Cileungsi diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain dalam menghidupkan peran masjid di tengah masyarakat. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















