
“Kalau ada meja dan kursi yang masih bisa diperbaiki, kami perbaiki seadanya. Tapi jumlahnya tidak cukup,” kata Lilis.
Sekolah yang terletak di Jalan Pancasila II, Desa Cicadas, berada di tengah kawasan industri. Meski lingkungan sekitar ramai dengan pabrik dan perusahaan besar, fasilitas pendidikan dasar untuk anak-anak masih minim.
Bantuan CSR dari perusahaan setempat hanya sebatas pembangunan fasilitas sanitasi dan septic tank, belum menyentuh kebutuhan perabot kelas.
Meski demikian, semangat belajar siswa tidak pudar. Mereka tetap mengikuti pelajaran, sesekali saling menatap dan tersenyum, tetap antusias meski posisi duduknya tidak ideal. Lilis berharap perhatian pemerintah dan pihak terkait segera diberikan.
“Anak-anak ini calon penerus bangsa. Jangan biarkan mereka terus belajar di lantai,” ujarnya. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















