Teror Ular Piton Diduga dari Gudang Terbengkalai Resahkan Warga Gunung Putri

ular piton
Remon, pawang ular, menunjukkan ular piton sepanjang sekitar 2,5 meter yang ditangkap di permukiman Kampung Pulau, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (30/10/2025). Ular tersebut diduga berasal dari gudang terbengkalai milik PT ATS. Foto : CR4/bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – Warga Kampung Pulau, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diresahkan kemunculan ular piton yang diduga dari gudang terbengkalai milik PT ATS. Reptil besar tersebut kerap keluar dari area gudang dan memasuki permukiman.

Keresahan memuncak setelah seekor ular piton sepanjang sekitar 2,5 meter kembali muncul di sekitar kandang ternak warga, Kamis (30/10/2025). Kemunculan ular tersebut sempat menimbulkan kepanikan karena dikhawatirkan akan menyerang hewan peliharaan.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Merasa Terasing dari Anak Pasca Cerai, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Batin yang Memprihatinkan

Remon, pawang ular yang sering membantu warga menangkap ular, mengatakan teror ular piton dari arah gudang PT ATS terjadi sekitar empat kali dalam setahun. “Biasanya keluar dari arah pabrik ATS,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan, ular piton biasanya muncul pada musim hujan. Selain melintas di pekarangan, ular juga kerap terlihat di dekat kandang warga.

BACA JUGA :  JIKA INGIN KE BAITULLAH MAKA TERLEBIH DAHULU KE MASJID

“Setiap tahun pasti ada. Kadang kecil, kadang besar seperti ini,” ujarnya.

Warga berharap pihak perusahaan dan pemerintah setempat segera menertibkan gudang terbengkalai tersebut agar tidak terus menjadi sarang ular yang membahayakan keselamatan warga sekitar. (CR4)

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================