
Meski demikian, langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat implementasi aksi penanggulangan perubahan iklim sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Tiga Mekanisme Transaksi Kredit Karbon
Dalam ajang COP 30, Indonesia membuka tiga jenis mekanisme transaksi, yaitu:
- Transaksi langsung
Penjualan dan pembelian yang berlangsung selama COP 30, dibuktikan melalui pencatatan di Sistem Registri Nasional (SRN) dan IDX Carbon. - Komitmen pembelian
Pembeli menyatakan komitmen akan membeli kredit karbon pada waktu tertentu, dibuktikan dengan Letter of Agreement (LoA). - Peminatan awal
Pembeli menyampaikan ketertarikan melalui Letter of Interest (LoI), namun belum menentukan detail pembelian.
Paviliun Indonesia: Dorong Peran sebagai Pemain Utama Karbon Global
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Sumber Daya Pangan, SDA, Energi, dan Mutu Lingkungan, Laksmi Widyajayanti, menjelaskan bahwa Paviliun Indonesia di COP 30 mengusung tema:
“Accelerating Substantial Action of Net Zero Achievement for Indonesia by Integrity Carbon.”
Selain sesi SMB, Paviliun Indonesia akan menghadirkan sekitar 55 sesi diskusi, pameran, serta pertemuan bilateral dan multilateral, termasuk Indonesia Real Session yang akan dihadiri sejumlah menteri dan mitra internasional.
Ada empat subtema utama yang diangkat Indonesia:
- Climate Finance – skema pembiayaan dan modalitas perdagangan karbon
- Nature – peran alam dalam mitigasi emisi dan ketahanan iklim
- Technology – inovasi teknologi rendah karbon
- Implementation – aksi nyata implementasi mitigasi dan adaptasi iklim di lapangan
Melalui keikutsertaan dan rangkaian program di Paviliun Indonesia, Laksmi berharap Indonesia semakin diakui sebagai pemain utama dalam perdagangan karbon dunia, sekaligus berkontribusi signifikan terhadap upaya global mencapai target net-zero emisi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















