Suzuki Ubah Limbah Baterai Hybrid Jadi Lampu Jalan Ramah Lingkungan

SMC menjelaskan bahwa inisiatif ini memberikan nilai tambah signifikan bagi baterai mild hybrid yang sudah tidak lagi dipakai di kendaraan. Ketimbang dihancurkan langsung, baterai-baterai bekas tersebut kembali berfungsi untuk kebutuhan publik.

Program ini didukung oleh kebijakan di Jepang yang mewajibkan penghancuran kendaraan pada periode tertentu.

Selain itu, Jepang memiliki konsorsium khusus untuk menangani limbah baterai. SMC membeli baterai-baterai tersebut dari konsorsium untuk kemudian mengolahnya menjadi perangkat lampu jalan.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Merasa Terasing dari Anak Pasca Cerai, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Batin yang Memprihatinkan

Hasilnya cukup mengejutkan: setiap baterai masih memiliki kondisi lebih dari 90 persen, sehingga masih sangat layak untuk digunakan kembali.

Bisa Dipakai Hingga Delapan Tahun

Lebih menarik lagi, baterai-baterai yang digunakan dalam lampu penerangan ini diperkirakan mampu bertahan minimal delapan tahun. SMC pun berencana memperluas pembuatan lampu jalan bertenaga baterai bekas ini dalam jumlah besar di masa mendatang.

BACA JUGA :  NASA Umumkan Kru Artemis III, Langkah Baru Menuju Kembalinya Manusia ke Bulan

Inovasi ini bukan hanya solusi pengolahan limbah, tetapi juga langkah nyata mendukung energi terbarukan, efisiensi sumber daya, serta pengurangan jejak karbon.

Dengan pendekatan circular economy seperti ini, Suzuki menunjukkan bahwa teknologi ramah lingkungan bisa dimulai dari sesuatu yang tampak sederhana—yakni memanfaatkan kembali baterai lama menjadi sumber cahaya bagi masyarakat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================