
Ia memberi perumpamaan sederhana agar mudah dipahami,
“Tubuh kita itu seperti kendaraan. Kalau dari muda sudah sering dipaksa tanpa perawatan, cepat aus juga selang-selangnya,” ujarnya disambut tawa ringan peserta.
Masih dalam kesempatan yang sama, dr. Abraham menambahkan bahwa laki-laki memang memiliki risiko stroke lebih tinggi.
“Faktor gaya hidup seperti merokok, stres, kurang tidur, kurang olahraga, dan pola makan yang buruk lebih sering terjadi pada laki-laki. Itu yang membuat angkanya lebih banyak,” katanya.
Sementara untuk mendeteksi stroke sejak dini, dr. Abraham mengingatkan pentingnya memperhatikan gejala awal.
“Kalau sering pusing, mulut mencong, bicara pelo, atau salah satu sisi tubuh terasa lemah, jangan ditunda. Segera ke rumah sakit untuk diperiksa,” imbaunya.
Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKN ke-61 dengan tema nasional “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju.”
RSUD R. Moh Noh Nur terus berkomitmen memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar semakin sadar pentingnya pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan stroke.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















