
BOGORTODAY.COM – Pemerintah pusat menggulirkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp 130 triliun untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor perumahan. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang akan menerima realisasi program ini.
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait mengatakan, program ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah Indonesia yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan sasaran pelaku UMKM sektor perumahan.
“Negara harus membuat program yang tepat sasaran, yaitu untuk UMKM. Ini pertama kali dalam sejarah dibuat oleh Presiden Prabowo, KUR perumahan sebesar Rp 130 triliun,” kata Maruarar, Senin (3/11/2025) kemarin di Bogor.
Program KUR Perumahan ini memberikan subsidi bunga sebesar 5 persen kepada kontraktor, pengembang, dan toko bangunan. Penerima dapat mengajukan modal maksimal Rp 10 miliar dengan omzet hingga Rp 50 miliar.
Maruarar menambahkan, program ini juga mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat, termasuk banyaknya perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ia menyebut angka kemiskinan ekstrem tertinggi berada di Kabupaten Bogor sehingga penanganannya harus dilakukan secara cepat dan masif.
Lebih lanjut, Maruarar menegaskan program ini bertujuan membebaskan masyarakat dari jeratan rentenir. Ia merujuk pada pidato Presiden Prabowo empat bulan lalu saat peluncuran Koperasi Merah Putih yang menyatakan negara tidak boleh kalah dari rentenir dan tengkulak.
“Kita harus membuat program yang cepat, tepat sasaran, mudah, dan murah,” ujarnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















